Untitled Document
Kurang dari sebulan yang lalu musibah gempa bumi menimpa saudara-saudara kita di Jawa Barat. Sampai saat inipun masih banyak diantara mereka yang tinggal di tenda pengungsian. Sebagian anak-anak masih merasa ketakutan jika mendengar ada suara keras ataupun hal lain yang mengejutkan. Sekolah yang runtuh masih belum dibangun kembali. Yayasan PULIH pun masih melanjutkan kegiatan tanggap darurat di Pengalengan, melakukan pendampingan dan asistensi teknis bagi relawan untuk melakukan pendampingan anak.
Siapa yang mengira, gempa yang lebih dahsyat lagi menimpa saudara-saudara kita di Sumatera Barat pada tanggal 30 September yang lalu, data terakhir dari DepKes (tanggal 3 oktober 2009) memperkirakan masih ada sekitar 3000 orang yang tertimbun di reruntuhan.
Kota Padang, yang relatif lebih mudah terjangkau dan menerima bantuan masih dalam keadaan porak poranda, evakuasi korban masih terus dilakukan. Bagi yang selamat, berbagai ketakutan melanda, keterbatasan air bersih dan listrik yang terbatas. Selain itu, kota Pariaman yang lebih dekat dengan pusat gempa dan berada di pinggir pantai lebih terisolasi. Jalan dan jembatan terputus, hampir 80% desa dan rumah-rumah hancur. Dan menurut sumber kami yang telah sampai disana, masih banyak masyarakat yang belum menerima bantuan.
Salah satu desa yang terkena gempa cukup parah di Pariaman adalah kampung halaman saudara kami, kerabat PULIH, Loly Nur Fitria. Dengan bantuan kontak dari Loly, Yayasan PULIH telah mengirimkan bantuan logistik berupa obat-obatan dan susu bayi ke sana.
Indonesia memang merupakan daerah rawan gempa. Namun, tak pernah merasa siap rasanya kita untuk menghadapi bencana.
Dengan pengalaman sebelumnya, dan seluruh sumber daya yang ada, Yayasan PULIH berusaha membantu meringankan beban saudara-saudara kita yang tertimpa musibah.Untuk tahap tanggap darurat ini, kami melakukan pengumpulan bantuan logistik berupa obat-obatan, pakaian layak pakai, kebutuhan perempuan dan anak-anak, seperti susu, pembalut wanita dan makanan bayi.Bantuan tersebut akan kami salurkan ke Pariaman.
Selanjutnya kami akan berkoordinasi dengan Jaring Kawan, jejaring psikososial, melalui sub cluster mental health bekerja sama dengan DepKes untuk melakukan kegiatan lebih lanjut.
Assesment bersama akan segera dilakukan untuk mengetahui kebutuhan dilapangan, disertai dengan koordinasi dengan anggota Jaring Kawan yang sudah berada dilapangan.
Kami menerima dan siap menyalurkan bantuan logistik serta dana yang akan kami gunakan untuk mengirimkan relawan terampil ke lapangan.
Selain itu, melalui program jurnalisme dan trauma, bekerja sama dengan DART CENTER kami terus mensosialisasikan panduan dalam melakukan peliputan peristiwa berdampak traumatis termasuk gempa bumi. Informasi tersebut dapat di www.dartcenter.org
Juga beberapa tips-tips menghadapi situasi sulit setelah terjadi bencana alam, dapat dibaca di www.pulihpeduli.wordpress.com
Kami akan terus melakukan posting di website ini dengan materi-materi psikoedukasi yang dapat dimanfaatkan langsung di lapangan.
Apabila anda ingin berpartisipasi dalam PUNDI AMAL GEMPA SUMBAR dapat di transfer melalui nomer rekening:
Bank Mandiri Kemang Raya
a.n Yayasan Pulih
No. Rek. 126-00-0401572-2
Atau ke kantor Yayasan PULIH
JL. Teluk Peleng No 63 A Komp. TNI AL, Rawa Bambu Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Telp:+62-21-788 42 580,Fax : +62-21-782 30 21, Hotline : +62-21-982 86 398 +62-888-181 68 60, Email : info@pulih.or.id, Website: www.pulih.or.id
Kami akan terus meng up date kondisi di lapangan melalui website ini.
Mari kita selalu mendoakan agar saudara-saudara kita yang tertimpa bencana diberi ketabahan.
Salam,
Irma S. Martam